Taubat

13 07 2008

Hatiku kelu ketika doa ancamanku termuntahkan
Berada di posisi bingung serba galau dan bergerak cepat di pikiran
Kepala tertunduk sambil meratap duduk di sajadah usang
Satu dua tetesan jatuh di simpuhan kaki yang gemetar bersama tubuh
Tangis sejadi2nya.. malu sejadi2nya.. marah sejadi2nya..
Ini kah yang disebut jalan kebaikan untukku?
seperti pinta doa hamba sebelumnya?

Berteriak lantang di hati yang gersang dan berkata
“Inikah jalan jiwa yang harus ditempuh sang hamba perindu-Mu??”
Bukan ku menyesal punya Tuhan seperti-Mu
diri ini hanya malu mengeluh atas ujianmu,,
diri ini hanya mau jadi manusia kuat yang kau lihat di padang penghisapan
diri ini mau jadi muslim kebanggaan Rasul-mu
diri ini juga mau menjadi suci di dunia-Mu
diatas ujian jiwa dahsyat Sang Pembolak-balik hati ini

Ya Rabb Jika semua itu baik bagiku,,
tampakkanlah di mata dan hatiku itu sebagai mana adanya
Walau berupa tamparan keras diwajahku
bagai bara menyala yang kau beri di tanganku

ampun dan taubat ini untuk-Mu
hanya kupinta
jangan kalbuku dibuat bingung menuju rahmat-Mu
kuatkan hatiku dengan nikmat sabar
juhkan aku dari menyombongkan pada manusia atas diri jika kau beri suci
lembutkanlah tatapan mata ini untuk melihat ragamnya dunia
dan mampu melihat berbagai jiwa dari raga yang kau cipta beda
maka kuterima suratan zaman-Mu atas diriku


Tindakan

Information

Tinggalkan komentar